Perkembangan internet yang ada saat ini memang memberikan banyak sekali keuntungan di berbagai bidang. Tidak hanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi saja, namun juga dalam bidang karier. Ya, akses internet yang semakin mudah dan beragam ternyata mampu memunculkan berbagai macam lapangan pekerjaan.

Salah satu jenis pekerjaan yang paling banyak diminati ialah Content Writer. Content Writer atau yang juga disebut dengan online freelancer writer ini dapat menulis untuk kapan saja, dimana saja dan untuk siapa saja bahkan tanpa batas negara.

Pastinya, untuk menjadi seorang Content Writer dibutuhkan keahlian dalam bidang menulis sebuah konten. Buat Kamu yang ingin mencoba pekerjaan satu ini dan merasa tidak memiliki keahlian dalam bidang menulis sebuah konten, mungkin Kamu bisa mengikuti beberapa tips cara jadi Content Writer yang kece dengan isi konten yang berkualitas. Nah, apa sajakah itu? Berikut ini penjelasannya.

Paham Teknik Dasar Penulisan

Memang, siapa saja bisa jadi seorang Content Writer. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni harus paham teknik dasar penulisan. Buat Kamu yang ingin menjadi online freelancer writer minimal harus paham dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) dan paham bagaimana cara membuat kalimat yang komprehensif.

Tentu saja, dengan memahami kedua teknik dasar tersebut akan membantu Kamu untuk membuat sebuah artikel dengan konten yang berkualitas. Untuk mempelajari EBI ini sendiri sebenarnya tidak sulit, Kamu bisa membeli bukunya atau mengunduhnya secara online.

Gaya Penulisan yang Digunakan

Saat Kamu ingin menjadi seorang Content Writer, gaya penulisan yang Kamu buat juga harus diperhatikan. Kenapa? Karena hampir semua media online menginginkan sebuah gaya penulisan yang lebih santai dan tidak terlalu formal agar pembaca tidak cepat merasa bosan.

Namun, Kamu juga harus menyesuaikannya dengan media tempat Kamu bekerja. Tentunya, jika Kamu menulis untuk situs berita, gaya penulisan yang harus Kamu buat juga tidak boleh terlalu santai. Hal ini berbeda jika Kamu menulis untuk media online yang membahas tentang fashion.

Menulis Dengan Singkat dan Padat

Seringnya media online membatasi berapa kata dalam suatu artikel yang mereka butuhkan, seperti hanya 300 sampai 700 kata misalnya. Oleh karena itu, Kamu dituntut untuk bisa menulis singkat dan padat. Namun terkadang, hal ini akan terasa sangat menyulitkan, dimana semua ide yang ada di kepalamu harus dituangkan ke dalam jumlah kata yang terbatas.

Perhatikan Struktur Penulisan

Saat Kamu ingin menulis untuk media online, maka kaidah penulisan juga harus diperhatikan dengan baik. Berbeda dengan membaca di atas kertas, membaca di atas layar smartphone atau komputer akan membuat mata menjadi lebih cepat lelah.

Oleh karena itu, bagilah beberapa tulisan yang Kamu buat ke dalam bab dan subbab. Jika Kamu memasukkan beberapa poin penting ke dalam artikel, Kamu bisa menggunakan bulleted list ataupun numbered.

Foto: seorang content writer bisa menjalankan tugasnya dimana saja

Kenali SEO dengan Baik

Untuk menjadi seorang Content Writer, Kamu tidak hanya harus memahami tentang bagaimana gaya penulisan yang Kamu buat ataupun struktur dari penulisan itu sendiri. Namun, Kamu juga harus memperhatikan SEO yang harus Kamu jalankan. Meski optimasi dan algoritma dari SEO ini sendiri ditangani oleh pemilik situs web, namun Kamu juga tidak boleh mengabaikannya.

Ini karena konten yang akan Kamu buat sangat berpengaruh pada hasil pencarian. Tak hanya itu, bahkan sangat mempengaruhi performa dari situs web itu sendiri. Pahamilah dengan baik dasar-dasar dari SEO yang diberikan. Selain itu, kenali juga kata kunci serta algoritma dari SEO.

Riset

Saat menulis sebuah konten, Kamu juga tidak boleh menulisnya dengan sembarangan. Sebuah artikel yang akan Kamu tulis haruslah berdasarkan sebuah riset terlebih dahulu. Carilah data yang factual sebelum Kamu membuat sebuah artikel.

Misalnya, ketika Kamu harus menulis sebuah konten yang berisi tentang ‘Obat Alami Penyakit Jantung’ tentu saja, Kamu harus mencari data tentang apa saja obat alami yang aman dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit jantung tersebut.

Pengalaman serta Pendidikan

Meski beberapa media online tidak mencantumkan pengalaman dan pendidikan yang Kamu miliki, namun dengan pengalaman dan pendidikan tentu saja dapat membuat Kamu bisa menulis sebuah konten yang lebih berkualitas. Kedua hal tersebut tentu saja harus relevan, akan tetapi jangan berkecil hati dulu. Biasanya, pengalaman yang Kamu miliki sudah lebih dari cukup untuk bisa menjadi seorang Content Writer.

Honor Content Writer

Honor dari Content Writer ini tentunya sangat bervariasi. Hal tersebut tergantung pada kuantitas artikel seperti jumlah kata ataupun panjang halaman, jenis pekerjaan, tingkat kesulitan, media, dan berbagai macam faktor lainnya. Untuk sistem honor ini sendiri tentu saja berbeda-beda, ada yang dibayar per projek, per artikel, ataupun dibayar secara reguler per bulannya.

Nah, karena sistem kerja untuk menjadi Content Writer ini menggunakan sistem kerja jarak jauh, pastikan bahwa Kamu memiliki rekening bank. Atau, jika Kamu menulis untuk media online luar negeri, pastikan juga bahwa Kamu memiliki sebuah akun yang mempermudah pemberi kerja untuk mentransfer honor yang akan Kamu dapatkan.

Tarif

Bagi Kamu buat para pemula, biasanya akan dibingungkan dengan tarif atau budget yang harus dipasang. Nah, tips buat Kamu para pemula dan belum bisa menentukan tariff yang tepat untuk tulisan yang Kamu buat, maka Kamu bisa menyesuaikannya dengan budget yang sudah disediakan oleh media online.

Sebenarnya, untuk menjadi seorang Content Writer atau online freelancer writer bukanlah hal yang sulit. Dibutuhkan sebuah ketelatenan agar Kamu bisa menghasilkan uang dengan pekerjaan yang satu ini.